Home Berita & Artikel Ulik-ulik Kode Ban Mobil

Ulik-ulik Kode Ban Mobil

Penulis

Hai ERCIners,

Ertigaclubindonesia.orgSebagai pemilik kendaraan pastinya kita pernah melakukan pembelian ban untuk mengganti ban kendaraan kita yang telah aus atau rusak. Saat kita memeriksa ban yang akan dibeli pastinya akan terlihat kode dalam bentuk angka dan huruf pada ban tersebut. Sekilas memang tidak terlihat istimewa, tapi justru kode itulah yang akan menginformasikan kepada kita tentang ban yang akan kita beli.

Untuk menambah literasi kita, marilah kita ungkap apa makna yang terkandung dalam kode – kode tersebut. Sebelumnya kita harus pahami bahwa ada 2(dua) jenis ban yang diproduksi di dunia saat ini yaitu :

  1. Ban type BIAS digunakan untuk kendaraan Truk dan Bus.
  2. Ban type Radial

Kualitas serta standar produksi ban yang beredar di dunia (termasuk di Indonesia) juga ada 2 (dua) yaitu :

  1. Ban dengan standarisasi Jepang dengan kode JIS (Japan Industrial Standarzation).
  2. Ban dengan standarisasi Internasional dengan kode ISO (International Organization for Standarzation).

Setelah kita mengetahui klasifikasi ban dan standar pembuatannya, yuk…kita mulai membaca kode yang tertera pada ban yang kita beli.

KODE TEKNIS

1.  Kode pada ban type BIAS

                         LT 7.50-15-12PR

            LT        = Light Truck (Truck Kecil)

            7.50     = Lebar ban dalam satuan inci

            15        = Diameter bagian dalam ban dalam satuan inci

            12PR   = Kekuatan ban dalam Ply Rating

Sekilas tentang Ply Rating

Ply Rating  adalah lapisan benang –benang yang tersusun dalam bagian carcass dan breaker ban.  Ply Rating adalah merupakan ratio pemakainan ply didalam ban tersebut , dengan kata lain semakin banyak lapisan ply pada ban, otomatis ban tersebut semakin kuat menahan beban.

Baca Lainnya Juga :  ERCI Peduli, Chapter AG Raya melaksanakan Bakti Sosial untuk Warga terdampak Banjir di Blitar

Tabel Ply Rating

Ply Rating

Load Range Ply Rating Load Range

2

A 14 G

4

B

16

H

6

C 18

J

8

D 20

L

10 E 22

M

12 F 24

N

2.  Kode pada ban type RADIAL

a.  Sesuai standar JIS

                                185/70 H R13

                    185     = Lebar penampang ban dalam satuan milimeter

                     70       = Aspek Rasio ban  (yang tertera adalah 70%)

                     H        = Kategori kecepatan maksimal  (Speed Index)

                     R        = Radial

                     13       = Diameter bagian dalam ban dalam satuan inci

 b. Sesuai standar ISO

                              195/60 R14 85H

                    195     = Lebar penampang ban dalam satuan milimeter

                     60       = Aspek Rasio ban (yang tertera adalah 60%)

                     R        = Radial

                     14       = Diameter bagian dalam ban dalam satuan inci

                     85       = Load Index (Indeks Beban)

                     H        = Kategori kecepatan maksimal (Speed Index) 

Sekilas tentang Aspect Ratio/Aspek Rasio

Aspect Ratio/Aspek Rasio adalah perbandingan antara tinggi ban jika dibagi dengan lebar ban. Semakin tinggi nilai aspect ratio maka semakin kecil daya cengkram ban terhadap jalan, begitu pula sebaliknya, semakin rendah nilai Aspect Rationya semakin besar daya cengkram ban terhadap jalan.

ASPEK RASIO MENURUT STANDAR JIS

TABEL LOAD INDEX ( INDEKS BEBAN)

Load Indeks Load in Kg per Tyre Load Indeks Load in Kg per Tyre
62 265 94 670
63 272 95 690
64 280 96 710
65 290 97 730
66 300 98 750
67 307 99 775
68 315 100 800
69 325 101 825
70 335 102 850
71 345 103 875
72 355 104 900
73 365 105 925
74 375 106 950
75 387 107 975
76 400 108 1000
77 412 109 1030
78 425 110 1060
79 437 111 1090
80 450 112 1120
81 462 113 1150
82 475 114 1180
83 487 115 1215
84 500 116 1250
85 515 117 1285
86 530 118 1320
87 545 119 1360
88 560 120 1400
89 580 121 1450
90 600 122 1500
91 615 123 1550
92 630 124 1600
93 650 125 1650
Baca Lainnya Juga :  ERCI IKUT RAME – RAMEAN DI BOOTH SUZUKI PADA GIIAS 2023

TABEL SPEED INDEX (INDEKS KECEPATAN)

Speed Symbol Speed in Km/h
J 100
K 110
L 120
M 130
N 140
P 150
Q 160
R 170
S 180
T 190
U 200
H 210
V 240
W 270
Y 300
VR >210
ZR >240

KODE PRODUKSI

Setelah kita mengetahui kode teknis, ada baiknya kita juga mempelajari kode produksinya. Kode produksi ini berkaitan dengan masa kadaluarsanya (masa tidak laik pakai) pada sebuah ban. Ban pada umumnya memiliki masa kadaluarsa selama 5 (lima) tahun dihitung dari kapan ban tersebut diproduksi.

Keunggulan jika kita mengetahui kapan sebuah ban di produksi adalah jika saat kita membeli ban, kita dapat meminta kepada penjual ban untuk memberikan kita ban yang dengan masa kadaluarsanya masih lama, paling tidak kita bisa memastikan kapan ban tersebut diproduksi dengan membaca kode produksi pada ban tersebut.

Sifat produk yang terbuat dari karet adalah semakin lama tersimpan (dalam gudang – tidak terpakai) akan semakin (cepat) getas, atau sifat elastisitasnya semakin menurun. Sebaliknya jika sering difungsikan , maka tingkat elastisitasnya (kelenturannya) semakin baik, walaupun tidak akan mengurangi masa kadaluarsanya.

Baiklah , mari kita perhatikan gambar dibawah ini …

Pada kotak merah tertera kode X3612, kita abaikan huruf didepan (X), hingga yang ada hanya kode 3612. Kode ini terdiri dari 2 bagian yaitu menunjukkan minggu keberapa dan tahun berapa ban ini diproduksi.

Pada contoh diatas, maka dapat kita ketahui bahwa ban tersebut di produksi pada Minggu ke-36 Tahun 2012.

Nah…setelah kita ketahui minggu keberapa dan tahun berapa ban tersebut diproduksi, kita sudah dapat menghitung , kapan ban tersebut kadaluarsa…Mudah bukan ?

Oke ERCIners…cukup dulu pembahasan kita ya…tetap jaga kekompakan kita, perkaya diri kita dengan literasi yang bermanfaat, sampai ketemu lagi dibahasan yang lainnya…

Baca Lainnya Juga :  Plt. Bupati Nganjuk Turut Hadir Dalam Deklarasi ERCI Chapter Nganjuk
232
17710cookie-checkUlik-ulik Kode Ban Mobil

Bagikan Ke !

Shares

Related Articles

Leave a Comment

error: Maaf Anda Tidak Kami Izinkan !!